Banyak pengusaha offline yang protes kepada saya. Mereka membayar PPN, sementara yang online tidak membayar. Marketplace selama ini tidak dipajaki, namun PPN yang biasanya tidak mereka bayar, kemungkinan mulai Juli akan dibayarkan. Saya akan memeriksa kembali dengan bagian pajak, tetapi rasanya akan seperti itu. Namun, ini bukan pajak tambahan. Alasannya adalah karena banyak pengusaha offline yang protes kepada saya bahwa mereka membayar PPN, sedangkan yang online tidak. Ini dilakukan hanya untuk menciptakan persaingan yang lebih seimbang.

Terkait pertanyaan mengenai rencana surat dari Pak Said Iqbal soal JHT agar pajaknya 0% dan THR juga 0%, sejauh ini surat tersebut belum sampai. Kami akan meninjau aturan yang berlaku dan membandingkannya dengan praktik terbaik di dunia. Keputusan nanti bisa diberikan atau tidak, tergantung pada hasil kajian kami. Namun, demi keadilan, rasanya semuanya akan tetap membayar. Kami akan mengecek kembali batas penghasilan Rp50 juta. Kami akan melihat berapa banyak yang membayar di atas Rp50 juta karena jangan sampai kebijakan ini hanya menguntungkan orang kaya. Saya akan melakukan investigasi lebih lanjut karena aturan undang-undang sudah ada, dan kami harus berhati-hati agar kebijakan ini tepat sasaran.

Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *